Tiongkok adalah negara yang sangat luas, 17,5 kali lebih besar dari Prancis! Populasi mereka sangat beragam: 56 suku, di antaranya Han, orang Tionghoa "murni", yang merupakan suku mayoritas. Setiap suku memiliki bahasa mereka sendiri (kecuali Hui, tetapi itu cerita lain) dan seringkali dengan banyak variasi yang bisa berubah dari aksen hingga dialek.
Orang Tionghoa memiliki beberapa dialek besar, tetapi masing-masing memiliki perbedaan internal yang begitu besar sehingga kadang-kadang tidak saling memahami dari satu kota ke kota lain, bahkan dalam kelompok dialek yang sama. Untuk menghadapi keragaman yang begitu besar, mereka membutuhkan bahasa yang umum: Mandarin. Dalam bahasa Tionghoa, bahasa ini disebut Pǔtōnghuà (diucapkan: p'ou tongue rua), secara harfiah berarti "ucapan komunikasi umum", yaitu bahasa umum.
Kursus Tionghoa online di chine-culture.com adalah kursus bahasa Mandarin.
Bahasa lisan dan tulisan
Tionghoa memiliki keunikan yang membuatnya menarik tetapi juga sulit: penulisan tidak mencatat (atau sedikit dan tidak pernah secara tepat) pengucapan. Jadi, seseorang bisa belajar berbicara bahasa Tionghoa tanpa bisa membacanya atau menulisnya. Kursus ini mengajarkan berbicara dan menulis bahasa Tionghoa, tetapi beberapa karakter dalam kosakata tidak harus diajarkan secara wajib, agar penulisan tidak menghambat pembelajaran bahasa.
Transkripsi fonetis: pinyin
Karena tulisan Tionghoa tidak mencatat pengucapan, maka dibutuhkan transkripsi fonetis. Sejak tahun 1950-an, transkripsi fonetis resmi bahasa Tionghoa adalah pinyin, kata yang berarti "mengucapkan bunyi" dalam bahasa Tionghoa. Sebelum tahun 1950, setiap negara memiliki transkripsi sendiri. Itulah sebabnya buku-buku lama tentang Tiongkok memberikan transkripsi kata-kata Tionghoa yang tidak sesuai dengan pinyin. Misalnya, ketika berbicara tentang daerah asal Konfusius, transkripsi Prancis lama menulis "lou" karena kata itu diucapkan seperti "lou" dalam bahasa Prancis. Dalam pinyin, kata itu ditulis "lu" karena "u" diucapkan seperti "ou" dalam bahasa Prancis (tetapi kadang-kadang juga seperti "u", kita akan melihat ini dalam pelajaran selanjutnya). Belajar semua perbedaan pengucapan antara pinyin dan bahasa Prancis akan sangat menakutkan, bahkan mustahil dan sangat mengecewakan bagi pemula. Ini juga tidak akan sangat berguna. Kursus Tionghoa ini akan memperkenalkan perbedaan-perbedaan secara bertahap. Anda selalu bisa mengkonsultasi ringkasan di halaman Pinyin.
Tonalitas dalam pinyin
Dalam bahasa Tionghoa, setiap karakter berhubungan dengan satu suku kata. Kata-kata Tionghoa biasanya terdiri dari satu atau dua suku kata, kadang-kadang tiga, jarang empat. Setiap suku kata memiliki makna. Misalnya, dalam kata "bonjour" "nǐhǎo", "nǐ" berarti 'kamu', 'engkau' dan "hǎo" berarti 'baik'. Untuk menyapa dalam bahasa Tionghoa, kita mengucapkan keinginan agar lawan bicara sehat, seperti kita mengucapkan "selamat pagi" dalam bahasa Prancis.
Dalam bahasa Mandarin, setiap suku kata diartikan. Artinya, ada variasi antara nada rendah dan tinggi. Ini adalah poin sulit bagi pemula Barat. Pengenalan (mendengar) dan pelaksanaan (pengucapan) tonalitas diperoleh melalui latihan dan biasanya memerlukan beberapa bulan. Jadi, jangan putus asa.
Dalam bahasa Tionghoa, ada empat intonasi yang berbeda, yang disebut empat tonalitas bahasa Tionghoa. Empat tonalitas ini dinotasikan dengan aksent pada setiap suku kata. Mungkin ada suku kata yang tidak diartikan. Kita menyebutnya tonalitas netral.
Contoh empat tonalitas + tonalitas netral dengan suku kata 'ma':
- Tonalitas pertama: 妈 (ibu) ini adalah tonalitas tinggi atau tonalitas pertama
dengarkan :
- Tonalitas kedua: 麻 (rami) ini adalah tonalitas naik atau tonalitas kedua
dengarkan :
- Tonalitas ketiga: 马 (kuda) ini adalah tonalitas rendah atau tonalitas ketiga
dengarkan :
- Tonalitas keempat: 骂 (menyumpah) ini adalah tonalitas turun atau tonalitas keempat
dengarkan :
- Tonalitas kelima: 吗 (partikel tanya: ditempatkan di akhir kalimat untuk mengubahnya menjadi pertanyaan) ini adalah tonalitas netral atau tonalitas kelima. Ini sebenarnya adalah kehadiran tonalitas. Jadi, jarang disebut tonalitas kelima. Lebih baik disebut tonalitas netral.
dengarkan :
Tonalitas pinyin dinotasikan pada huruf vokal. Pilihan huruf vokal mengikuti urutan prioritas berikut: a, o, e, u, i (kecuali jika i ada sebelum u). Contoh: mǎi, huā, jiā, dōu, shuō, què, suì, xiě jiǔ,....
Pengenalan pengucapan kosakata dari pelajaran pertama
Ringkasan kosakata dari urutan 1:
: saya, aku
: kamu, engkau
: dia, ia
: baik, baik-baik
: selamat pagi
: sangat
: partikel tanya sederhana
: partikel tanya (mengulang pertanyaan. Contoh: Dan kamu?)
: terima kasih
: penolakan
: selamat tinggal
Latih diri untuk mengulang kata-kata ini dengan menirukan suara rekaman.
Catatan tentang fonetis
Untuk mengucapkan bahasa Tionghoa dengan baik, cobalah menirukan pengucapan rekaman sebaik mungkin. Jangan mencoba "membaca" pinyin.
Untuk tonalitas, jangan terlalu khawatir di awal. Cukup ulangi rekaman dan cobalah menirukan intonasi.
Daftar isi Halaman selanjutnya →
Kursus ini disajikan dalam kerjasama dengan Learn-chinese.online.
